JatimEkspress.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Sanae Takaichi memenangkan pemilihan ketua Partai Demokrat Liberal (LDP) Jepang pada hari Sabtu (4/10/2025) lalu.
Posisinya ini akan membawanya sebagai Iron Lady Jepang, seperti tokong idolanya mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Margareth Thatcher, dan menjadi pemimpin perempuan pertama di negaranya.
Takaichi keluar sebagai pemenang dalam pemilihan yang didominasi pria untuk memimpin partai yang berkuasa di Negeri Matahari Terbit itu. Dia akan menjabat sebagai Ketua LDP hingga 2027.
Dalam pidato singkat setelah kemenangannya di hadapan kerumunan para pemimpin LDP, di markas besar partai di Tokyo, Takaichi berjanji untuk bekerja, bekerja, dan bekerja dan mendorong rekan-rekannya untuk bekerja sekeras kuda kereta.
“Saya bertekad untuk menghadapi berbagai masalah daripada merasa senang,” katanya.
Mantan pemain drum heavy metal itu hampir pasti disetujui parlemen pertengahan bulan ini sebagai Perdana Menteri (PM) Jepang.
Dia akan menghadapi sejumlah masalah yang kompleks termasuk populasi yang menua, pergolakan geopolitik, ekonomi yang goyah dan kegelisahan yang meningkat tentang imigrasi.
“Bersama Anda, kita telah mengukir era baru untuk LDP,” kata Takaichi.
“Kita semua harus bersatu dari semua generasi dan bekerja sama untuk membangun kembali (LDP). Setiap orang harus bekerja seperti kuda,” katanya yang disambut tepuk tangan meriah, dilansir AFP.
Takaichi akan menggantikan Shigeru Ishiba, yang bulan lalu mengumumkan untuk mengundurkan diri setelah sekitar satu tahun menjabat sebagai PM Jepang.
Menjamu Trump di Jepang akhir bulan ini diperkirakan akan menjadi salah satu tugas pertama Takaichi.
“Daripada merasa senang, saya merasa pekerjaan berat dimulai dari sini,” kata politikus yang dikenal punya pandangan sejalan dengan mantan (mendiang) PM Shinzo Abe, yang menganut politik konservatif.
Sebagai mantan Menteri Keamanan Ekonomi dan Menteri Dalam Negeri, Takaichi berulang kali menyebut Thatcher sebagai sumber inspirasinya. Tak hanya karakter dan keyakinannya yang kuat, ditambah dengan kehangatannya sebagai seorang wanita.
Dia bertemu dengan Thatcher di sebuah simposium tak lama sebelum kematian Thatcher pada 2013. Sebagai mantan drummer dan penggemar musik heavy metal, Takaichi tidak asing lagi dalam dunia politik yang katanya bising.
Dia juga pengunjung rutin kuil Yasukuni, yang menghormati para korban perang Jepang – termasuk beberapa penjahat perang yang dieksekusi – dan dipandang sejumlah negara tetangga di Asia sebagai simbol militerisme di masa lalu.
Kalahkan Kandidat Pria
Takaichi memenangkan pemilihan Ketua LDP setelah mengalahkan Menteri Pertanian Shinjiro Koizumi dalam putaran kedua pemungutan suara.
Kandidat lainnya Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi sempat disebut sebagai tiga calon paling kuat.
Ada juga Menteri Keamanan Ekonomi Takayuki Kobayashi dan mantan Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi. Seperti Hayashi, keduanya merupakan lulusan Universitas Tokyo dan menyandang gelar master dari Universitas Harvard.
Awal September lalu, Ishiba mengumumkan pengunduran dirinya sebagai bentuk tanggung jawab atas kekalahan koalisi dalam pemilihan Majelis Tinggi pada bulan Juli, yang kemudian mempercepat pelaksanaan pemilihan ketua partai yang sebelumnya dijadwalkan pada 2027.
Koalisi pimpinan Ishiba juga kehilangan mayoritas di Majelis Rendah pada Oktober 2024, tidak lama setelah dia dilantik sebagai PM Jepang. | JatimEkspress.Com | RM | *** |
oke