JatimEkspress.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan dan mempererat hubungan antara aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan masyarakat setempat, Personel Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Belitung Timur melakukan aksi gotong royong bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Baru dan warga sekitar pada Sabtu, 10 Januari 2025 lalu.
Aksi bersih-bersih ini digelar di kawasan Sungai Liang Pantai Menara, Dusun Baru Utara III, Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, dengan tujuan utama untuk menjaga kebersihan ekosistem pesisir dan perairan setempat.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar membersihkan tumpukan sampah dan material sisa yang mengotori area sungai dan bibir pantai, namun lebih dari itu, aksi ini memiliki banyak makna dan tujuan yang bersifat edukatif, informatif, inovatif, inspiratif, motivatif, serta konstruktif bagi masyarakat di Belitung Timur.
Sebuah Langkah Konkret Dalam Kepedulian Lingkungan
Menurut PS Kasi Humas Polres Belitung Timur, IPDA Asep Achmadi, kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai bentuk nyata kepedulian Sat Polair terhadap kebersihan dan kelestarian ekosistem perairan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat pesisir di Belitung Timur.
Hal ini juga sejalan dengan komitmen Polri untuk mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan kondusif.
“Sebagai bagian dari masyarakat dan aparat negara, kami merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga kebersihan perairan dan pesisir.
Oleh karena itu, kami melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan ini, termasuk Pemerintah Desa dan warga sekitar,” ungkap IPDA Asep Achmadi, mewakili Kapolres Belitung Timur AKBP Indra F. Dalimunthe, S.H., S.I.K., M.H., M.M., yang turut mendukung penuh kegiatan tersebut.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, baik bagi pemerintah, aparat penegak hukum, maupun masyarakat.
Dengan adanya kolaborasi yang kuat, diharapkan dapat tercipta kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Peningkatan Sinergitas antara Polri, Pemdes, dan Masyarakat
Salah satu tujuan utama dari kegiatan gotong royong ini adalah untuk mempererat sinergitas antara Polri, Pemerintah Desa, dan warga setempat.

Dalam kegiatan ini, terlihat jelas bagaimana kerjasama antar berbagai pihak berlangsung dengan sangat baik.
Personel Sat Polair bekerja sama dengan aparat desa dan masyarakat untuk membersihkan sampah yang tersebar di sepanjang sungai dan pantai.
Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergitas antara Polri dan masyarakat bukan hanya sebatas urusan penegakan hukum, tetapi juga terkait dengan kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan sosial.
Dengan kebersamaan dan kekompakan, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk persoalan kebersihan lingkungan, dapat diatasi dengan lebih efektif.
Bagi warga Desa Baru, Sudirman, kegiatan ini sangat penting dalam memperkuat hubungan antara aparat penegak hukum dan masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena ini adalah langkah nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Selain itu, ini juga menunjukkan kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Edukasi Lingkungan : Menumbuhkan Kesadaran Bersama
Selain sebagai ajang gotong royong, kegiatan ini juga mengandung pesan edukatif yang sangat penting bagi masyarakat, terutama dalam hal menjaga kebersihan perairan.
Tumpukan sampah yang menumpuk di sepanjang sungai dan bibir pantai seringkali menjadi masalah serius yang dapat merusak ekosistem dan mengancam kesehatan masyarakat.
Melalui aksi bersih-bersih ini, Sat Polair Polres Belitung Timur memberikan contoh langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan perairan dan lingkungan sekitar.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi mengenai bahaya pencemaran lingkungan akibat sampah plastik yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem laut dan pesisir.
“Sampah plastik, misalnya, dapat bertahan di perairan dalam waktu yang sangat lama, bahkan puluhan tahun.
Itu sebabnya, kita perlu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di perairan. Ini adalah tanggung jawab bersama,” ujar IPDA Asep Achmadi.
Dalam hal ini, Polri tidak hanya berperan sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai agen perubahan yang memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.
Sebagai contoh, masyarakat diajak untuk memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mendaur ulang sampah untuk mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem.
Menjaga Kesehatan Masyarakat dan Keamanan Lingkungan
Salah satu dampak positif dari kegiatan bersih-bersih ini adalah terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan higienis.
Keberadaan sampah di sekitar perairan seringkali menjadi sumber penyakit, seperti demam berdarah, diare, hingga infeksi saluran pernapasan akibat debu dan mikroorganisme yang berkembang biak pada sampah organik.
Dengan membersihkan kawasan pesisir, Sat Polair Polres Belitung Timur turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat.
Hal ini sangat penting bagi kesehatan masyarakat, terutama yang tinggal di daerah pesisir yang bergantung pada sumber daya alam dari laut dan sungai.
Selain itu, lingkungan yang bersih juga memiliki dampak positif terhadap kenyamanan hidup masyarakat.
Dengan tidak adanya sampah yang mencemari, masyarakat dapat menikmati keindahan alam sekitarnya dengan lebih nyaman, serta merasa lebih aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, Nek Ema juga mengatakan, “Kebersihan bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal kesehatan dan keamanan. Lingkungan yang bersih akan menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera.”
Meningkatkan Produktivitas Masyarakat Pesisir
Lingkungan yang bersih dan sehat juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir.
Sebagian besar masyarakat di Belitung Timur menggantungkan hidup mereka pada sektor perikanan dan pariwisata.
Oleh karena itu, kebersihan dan kelestarian lingkungan menjadi kunci untuk mendukung keberlanjutan sektor-sektor tersebut.
Dengan adanya kegiatan gotong royong ini, diharapkan masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar sektor perikanan dan pariwisata dapat berkembang secara berkelanjutan.
Lingkungan yang bersih dan terawat juga dapat menarik lebih banyak wisatawan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan perekonomian daerah.
“Dengan lingkungan yang sehat dan tertata, diharapkan produktivitas masyarakat pesisir meningkat dan wilayah kita tetap menjadi tempat yang nyaman bagi semua,” ungkap IPDA Asep Achmadi.
Menjadi Inspirasi untuk Daerah Lain
Aksi bersih-bersih yang dilakukan oleh Sat Polair Polres Belitung Timur ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menggelar kegiatan serupa.
Kolaborasi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan merupakan contoh positif yang dapat ditiru oleh daerah lain di Indonesia.
Dengan adanya kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, Indonesia dapat menciptakan ekosistem yang lebih sehat, yang pada gilirannya akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, baik dari segi kesehatan, ekonomi, maupun sosial.
Kegiatan gotong royong yang dilakukan oleh Sat Polair Polres Belitung Timur, Pemerintah Desa Baru, dan masyarakat setempat di kawasan Sungai Liang Pantai Menara ini merupakan contoh konkret dari kepedulian terhadap lingkungan dan sinergitas yang kuat antara berbagai pihak.
Selain membersihkan sampah di sekitar sungai dan pantai, kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan perairan untuk kesehatan, kesejahteraan, dan keamanan bersama.
Kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilaksanakan secara kolaboratif oleh seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat gotong royong, Belitung Timur dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman untuk generasi mendatang. | JatimEkspress.Com | */Redaksi | *** |
oke