Advertisement
Follow

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Buy Now
PIMPINAN DAN MANAGEMENT SERTA REDAKSI jatimekspress.com DARI ARTASARIMEDIAGROUP MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS TERBITNYA MEDIA ONLINE DIGITAL jatimekspress.com SEMOGA KITA SEMUA DALAM KEBERKAHAN ALLAH SWT AAMIIN YRA EMAIL REDAKSI redaksi@jatimekspress.com

KPID Banten Sambangi Belitung: Radio Suara Praja Didorong Naik Kelas

Foto ; dok/kominfo*

JatimEkspress.Com | ArtaSariMediaGroup ~ Upaya memperkuat kualitas penyiaran publik daerah kembali mendapat dorongan nyata. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Banten melakukan kunjungan kerja ke LPPL Radio Suara Praja di Kabupaten Belitung, Senin (20/4/2026) lalu.

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah strategis dalam mendorong transformasi penyiaran publik yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kunjungan ini mengusung konsep studi tiru, sebuah pendekatan pembelajaran antarlembaga untuk saling berbagi praktik terbaik.

Advertisement

Fokusnya jelas: penataan program siaran, penguatan kelembagaan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor penyiaran.

Momentum Pembenahan Penyiaran Lokal

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Belitung, Kasimin, menyambut baik kehadiran rombongan KPID Banten. Ia menilai kunjungan ini sebagai momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus pembenahan internal.

“Kami ingin mempelajari praktik baik yang telah diterapkan, terutama dalam strategi penyusunan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta penguatan kelembagaan yang adaptif,” ujarnya.

Pernyataan ini mencerminkan kesadaran bahwa tantangan penyiaran saat ini tidak lagi sederhana. Di tengah gempuran media digital, radio publik dituntut untuk tetap relevan dan mampu menjadi sumber informasi yang terpercaya.

Radio Publik di Persimpangan Zaman

LPPL Radio Suara Praja sebagai lembaga penyiaran publik lokal memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi, edukasi, dan hiburan kepada masyarakat. Namun, di era digital, eksistensi radio menghadapi tekanan besar.

See also  Dihimbau! Kapolres Beltim ; Kendaraan Diatas 3 Ton Tidak Melalui Jalan Tengah

Platform digital seperti podcast, media sosial, dan streaming audio menawarkan alternatif yang lebih fleksibel dan interaktif. Jika tidak beradaptasi, radio publik berisiko ditinggalkan pendengar.

Di sinilah pentingnya inovasi program siaran. Konten harus relevan, aktual, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat lokal—mulai dari informasi pembangunan daerah, edukasi publik, hingga pelestarian budaya.

Regulasi Baru, Peluang Baru

Komisioner KPID Banten, Haris H Witharja, menegaskan bahwa pengelolaan lembaga penyiaran publik kini memiliki landasan hukum yang lebih kuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2024.

Dalam regulasi tersebut, lembaga penyiaran publik lokal diberikan ruang untuk mengakses berbagai sumber pendanaan.

“LPPL bisa mendapatkan pembiayaan dari APBD, iuran masyarakat, sumbangan, iklan, atau sumber lain yang sah sesuai peraturan,” jelas Haris.

Ketentuan ini membuka peluang besar bagi LPPL untuk lebih mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah daerah.

Tantangan Pengelolaan SDM

Selain aspek pendanaan, kualitas SDM menjadi faktor kunci dalam menentukan keberhasilan penyiaran publik. Penyiar, produser, hingga teknisi harus memiliki kompetensi yang memadai.

Dalam diskusi, salah satu isu yang mencuat adalah perlunya pelatihan berkelanjutan bagi tenaga penyiaran. Dunia media terus berubah, sehingga kemampuan teknis dan kreativitas harus terus diperbarui.

KPID Banten berbagi pengalaman dalam mengelola SDM yang adaptif, termasuk penerapan standar kompetensi dan evaluasi kinerja secara berkala.

Sinergi Antarlembaga

Kunjungan ini juga menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga. Penyiaran publik tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, regulator, serta masyarakat.

See also  Gelar KRYD Cooling System, Polisi Jamin Keamanan Masyarakat

Kasimin berharap kerja sama antara KPID Banten dan LPPL Radio Suara Praja dapat terus berlanjut.

“Harapannya, kita bisa bersama-sama mewujudkan penyiaran yang sehat, berkualitas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Peninjauan Studio ; Belajar dari Praktik Nyata

Kegiatan tidak hanya berhenti pada diskusi. Rombongan KPID Banten juga melakukan peninjauan langsung ke studio siaran.

Di sini, peserta melihat secara langsung proses produksi program—mulai dari perencanaan konten, rekaman, hingga penyiaran.

Interaksi ini menjadi bagian penting dari studi tiru, karena memberikan gambaran nyata tentang tantangan dan potensi yang ada di lapangan.

Penyiaran sebagai Pilar Demokrasi

Penyiaran publik memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Informasi yang akurat dan berimbang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Radio publik seperti Suara Praja diharapkan mampu menjadi ruang dialog yang sehat, menyuarakan aspirasi masyarakat, serta menjadi jembatan antara pemerintah dan warga.

Dalam konteks ini, profesionalisme menjadi harga mati. Tanpa itu, kepercayaan publik akan sulit dibangun.

Adaptasi di Era Digital

Salah satu poin penting yang dibahas adalah transformasi digital. Radio tidak lagi hanya mengandalkan frekuensi udara, tetapi juga harus hadir di platform digital.

Streaming online, podcast, dan integrasi dengan media sosial menjadi langkah yang harus diambil.

See also  Breaking News: The Latest Developments and Trends

Dengan demikian, jangkauan siaran tidak hanya terbatas pada wilayah geografis, tetapi juga dapat menjangkau pendengar yang lebih luas.

Edukasi dan Literasi Media

Selain fungsi informasi, radio publik juga memiliki peran edukatif. Di tengah maraknya informasi yang tidak terverifikasi, kehadiran media yang kredibel menjadi sangat penting.

LPPL diharapkan mampu meningkatkan literasi media masyarakat, sehingga publik lebih kritis dalam menerima informasi.

Inspirasi dari Kunjungan

Kunjungan KPID Banten ini memberikan inspirasi bahwa perubahan bisa dimulai dari kemauan untuk belajar.

Tidak ada lembaga yang sempurna, tetapi dengan membuka diri terhadap praktik baik, kualitas dapat terus ditingkatkan.

Harapan ke Depan

Ke depan, diharapkan LPPL Radio Suara Praja dapat menjadi contoh penyiaran publik yang profesional dan inovatif.

Dengan dukungan regulasi, peningkatan SDM, serta kolaborasi yang kuat, radio publik memiliki peluang besar untuk tetap eksis dan relevan.

Menata Ulang, Melangkah Maju

Kunjungan kerja ini menjadi pengingat bahwa penyiaran publik tidak boleh stagnan. Di tengah perubahan zaman, adaptasi menjadi kunci.

Melalui studi tiru, diskusi, dan kolaborasi, langkah-langkah konkret mulai dirancang untuk memperkuat tata kelola penyiaran.

Dari ruang rapat hingga studio siaran, semangat perubahan itu terasa nyata. Bahwa penyiaran publik bukan sekadar menyampaikan suara, tetapi membangun kepercayaan.

Dan di tengah arus informasi yang begitu deras, kepercayaan adalah aset paling berharga. | JatimEkspress.Com | */Redaksi | *** |

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Keep Up to Date with the Most Important News

By pressing the Subscribe button, you confirm that you have read and are agreeing to our Privacy Policy and Terms of Use
Advertisement